Menata Hati dan Langitkan Doa: Catatan Spiritual Perjalanan Umrah Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo
MAKKAH – Di tengah kesibukannya sebagai tokoh perempuan dan pengabdi masyarakat, Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo baru-baru ini membagikan momen spiritualnya saat menjalani ibadah umrah di Tanah Suci. Perjalanan ini bukan sekadar ibadah fisik, melainkan sebuah proses refleksi mendalam untuk kembali mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya (@giworubiantofficial), Ibu Giwo menggambarkan suasana syahdu yang ia rasakan saat berada di Baitullah. Dengan langkah yang tenang, ia mengungkapkan bahwa setiap detik di Tanah Suci adalah kesempatan untuk memperbaiki niat.
“Masih dalam rangkaian umrah. Melangkah pelan, menata hati, menitipkan doa-doa terbaik,” tulis Ibu Giwo dalam unggahan yang memperlihatkan kekhusyukannya.
Bagi Ketua Umum Kowani ini, ibadah umrah menjadi momentum penting untuk sejenak melepaskan hiruk-pikuk aktivitas duniawi dan fokus pada penataan batin. Menata hati menurutnya adalah kunci agar setiap amanah yang dijalankan ke depan dapat terus selaras dengan nilai-nilai kebaikan dan kebermanfaatan bagi sesama.
Dalam setiap langkah tawaf dan sa’i yang dijalani, Ibu Giwo tak lupa menyelipkan doa-doa terbaik. Tidak hanya untuk keluarga tercinta, namun juga doa untuk kemajuan kaum perempuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia secara luas.
“Semoga setiap ibadah diterima dan setiap niat diridhai,” pungkasnya penuh harap.
Perjalanan spiritual ini diharapkan membawa energi positif dan semangat baru bagi Ibu Giwo untuk kembali melanjutkan pengabdiannya di tanah air setelah kembali nanti. Semoga segala doa yang telah dititipkan di tempat-tempat mustajab dikabulkan oleh Allah SWT. Amin YRA.